Waditra Nu Aya Di LSS

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Waditra Nu Aya Di LSS

Post by Sekretaris Daerah on Wed Apr 25, 2007 9:46 am

Tah ieu sababaraha waditra nu aya di LSS

1. Saron Pelog


2. Saron Salendro


3. Set Gamelan Degung


4. Kendang

_________________
Satpol PP siap-siap minggu-minggu ieu urang ngayakeun razia... razia PMA

Sekretaris Daerah
Admin

Male
Jumlah posting : 759
Age : 45
Lokasi : .:: dimana bumi dipijak ::.
Registration date : 17.04.07

Lihat profil user http://lssitb.editboard.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Waditra Nu Aya Di LSS

Post by NengLin on Wed Apr 25, 2007 10:43 pm

Aya nu kirang kang..
Kacapi sareng suling LSSna mana kang ??
waditra pelog oge teu aya sadaya...

Ari ieu teh porum kanggo naon ??
asa bingung

NengLin
Panitia PMA
Panitia PMA

Female
Jumlah posting : 118
Age : 30
Lokasi : "There's no place like Home"
Registration date : 19.04.07

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Waditra Nu Aya Di LSS

Post by dyprawira on Thu Apr 26, 2007 1:16 am

Sok mangga atuh,,
Ti anu mindeng ka LSS,, nyungkeun poto2 gamelan nu sanesna
Sugan we aya nu teu acan terang naon2 wae gamelan nu aya di LSS,,

Sakalian kang mod,, pangdamelkeun hiji porum deui, nyaeta "Waditra2 Sunda Nu Teu Aya Di LSS".
Haahh,, aya kitu ?? bingung pan,,
Aya da,, mangga we pilarian, seueur keneh,,

Selamat berburu!



>> Sugan we porum nu diusulkeun bieu teu lila sababaraha mangsa ka hareup mah tara dieusian,, soalna euweuh waditrana oge , amin <<

dyprawira
Panitia Pagelaran
Panitia Pagelaran

Male
Jumlah posting : 314
Age : 34
Lokasi : Bandung selatan
Registration date : 18.04.07

Lihat profil user http://www.friendster.com/7464312

Kembali Ke Atas Go down

Re: Waditra Nu Aya Di LSS

Post by Sekretaris Daerah on Thu Apr 26, 2007 8:21 am

sip, engke ditambahan
tapi pangcariin fotonya

_________________
Satpol PP siap-siap minggu-minggu ieu urang ngayakeun razia... razia PMA

Sekretaris Daerah
Admin

Male
Jumlah posting : 759
Age : 45
Lokasi : .:: dimana bumi dipijak ::.
Registration date : 17.04.07

Lihat profil user http://lssitb.editboard.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Waditra Nu Aya Di LSS

Post by Sina on Sat Apr 28, 2007 10:08 am

Kompas
Sabtu, 18 November 2006

Kesenian Tradisional
Waditra, Bertahan di antara "Hype" dan Pop...

Seperti biasa, koridor Aula Timur Kampus Ganesha siang itu ramai dengan berbagai aktivitas mahasiswa. Di sebuah sudut yang beralaskan lantai batu, tiga mahasiswa bersenda gurau sambil sesekali mengomentari tayangan dari komputer jinjing yang ada di hadapannya.

Di pojok lainnya, sambil mengenakan sebuah iPod (pemutar musik digital), seorang mahasiswi tampak cuek memandangi sekelilingnya. Kontras dengan ingar-bingar di sekitarnya, dua mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) di sudut lainnya antusias membunyikan gendang meski terdengar belum seirama satu sama lain.

Kedua penabuh gendang itu merupakan bagian dari sebuah komunitas bernama Lingkung Seni Sunda (LSS). Di ITB, LSS merupakan bagian kecil dari unit kegiatan mahasiswa (UKM) yang memfokuskan diri pada bidang kesenian, khususnya waditra (alat musik tradisional).

Menurut Sekretaris Umum LSS Muhammad Ismail Aji (21), lembaga mahasiswa yang terbentuk tahun 1971 ini awalnya didirikan sebagai ajang silaturahim orang-orang Sunda atau Priangan. "Namun, saat ini anggotanya tidak hanya dari Jabar. Ada yang dari Jawa, bahkan Pekanbaru. Kebetulan mereka juga tertarik dengan alat-alat musik Sunda," ujarnya.

Meski menyandang atribut "lingkung seni", jangan membayangkan lembaga ini layaknya sanggar atau lembaga seni profesional lainnya. Di LSS, pelatihan waditra belum dilakukan secara sistematis, lebih bersifat otodidak dan tukar pengalaman. Orientasinya pun berbeda. Bukan untuk keahlian, apalagi sebagai mata pencarian.

Ismail mengemukakan, lembaga yang bermarkas di salah satu ruangan Sayap Timur ITB ini lebih ditujukan untuk menyalurkan ketertarikan dan keingintahuan di bidang waditra. Dalam pemahamannya, bentuk kecintaan terhadap seni tradisional tidak harus dalam konteks menguasai, melainkan bisa dalam wujud hiburan.

"Agar muncul ketertarikan, baik masyarakat atau kawan-kawan sendiri, maka ini harus dibawa ke dalam hiburan atau pertunjukan yang menarik. Pagelaran, acara lustrum, hingga pentas di pernikahan kami arahkan ke pertunjukan rampak kendang yang bersifat menghibur," ujarnya.

Jika kita menengok ke ruang sekretariatnya, suasana tidak melulu terlihat tradisional. Di antara jajaran perangkat waditra semacam kendang, gong, saron, dan kecapi, tersembul pula peralatan komputer hingga speaker aktif. Hingga saat ini pun LSS tidak pernah kehilangan antusiasme mahasiswa. Per tahunnya, terdaftar sekitar 130- 150 calon anggota.

Sekolah

Di era modern ini, kekhawatiran bakal musnahnya waditra, terutama di kalangan kawula muda, tidak sepenuhnya terbukti. Dengan cara-cara tertentu, kesenian tradisional ini masih mampu eksis di tengah-tengah kuatnya pengaruh budaya hype dan pop. Hal ini tidak terlepas dari fungsi sekolah.

Di sekolah, khususnya lembaga ekstrakurikuler, kesenian waditra mampu berkembang. Keluarga Paduan Angklung (KPA) SMAN 3 Kota Bandung, misalnya. Selain beprestasi, lembaga yang didirikan awal tahun 1980 atas dorongan tokoh angklung Daeng Sutigna (alm) ini ternyata mampu menyedot antusiasme siswa.

Per tahunnya, kegiatan ini rata-rata diminati 100-150 pendaftar. Suatu jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan ekstrakurikuler band atau musik klasik sekalipun. "Soalnya, alat musik tradisional ini kan terlihat mudah. Lagian, berbeda dengan alat musik klasik misalnya, angklung harus dimainkan banyak orang. Kebersamaan inilah yang mengasyikkan," tutur Fidelis (16), salah seorang anggota KPA.

Selain konser tahunan, kelompok yang kerap mempertunjukkan orkestra angklung musik klasik karya Strauss dan Beethoven ini terkadang manggung pada acara-acara lokal. Bahkan, seharum nama Saung Angklung Udjo, KPA juga pernah melakukan tur ke Jerman dan negara Eropa lainnya pada tahun 2002 dan 2004. (Yulvianus Harjono)

Hebat Euy..

Sina
Staff Pengurus
Staff Pengurus

Jumlah posting : 384
Registration date : 28.04.07

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Waditra Nu Aya Di LSS

Post by Sina on Sat Apr 28, 2007 10:20 am

Supados rada "gaul"

GLOSARIUM

Alok
1. Vokal pemngisi pada bagian gelenyu
2. Orang yang menyanyikan vocal pada bagian gelenyu, yang disebut pula tukang alok. Tukang alok biasanya berjenis kelamin pria.

Alur Lagu
Susunan nada-nada (baik vocal maupun instrumental) yang membentuk melodi dasar.

Angkatan Wirahma
Bagian awal suatu struktur sekar gending

Bentuk Lagu
Struktur dasar bagi pembuatan lagu (sekar gending)

Bonang
Salah satu waditra (instrument) dalam perangkat gamelan degung yang bentuknya ada yang berpenclon (bulat) atau berbilah (pipih), rata-rata berjumlah 15 buah, nada tertinggi 2 (mi) dan paling rendah 5 (la)

Cacagan
Memainkan waditra dengan cara dicacag/dimatikan suaranya, biasanya dalam tiga pukulan adalah pukulan ke 1 dan 3 yang dimatikan

Carukan
Memadukan pukulan boning dengan saron atau peking (imbal atau bersahut-sahutan)

Dibendo
Memakai tutup kepala laki-laki (khas daerah Sunda)

Digembyang
Sama dengan kemprangan hanya jarak nadanya satu gembyang/oktaf.

Dikemprang
Cara membunyikan bonang di mana tangan kanan dan kiri menabuh secara bersamaan

Dikempyung
Sama dengan kemprangan hanya jarak nadanya satu kempyung, misalnya nada 1 (da) dengan 4 (ti), 2 (mi) dengan 5 (la), istilah dalam musik “kwint”

Dirangkep
Cara menabuh dua kali lipat (double) dari ketukan dan melodi dasarnya, tabuhan ini biasanya dilakukan apabila temponya diperlambat.

Disanggul
Memakai sanggul (ornament kepala wanita)

Disinjang kebat
Memakai kain bawahan langsung sampai mata kaki (kebat=langsung)

Dongkari
Hiasan lagu dalam vocal tembang Sunda Cianjuran dengan menggunakan teknik penyuaraan tertentu

Embat
System tingkatan perjalanan musical yang dibedakan dengan jumlah wiletan (matra), jumlah sabetan wiletan (ketukan), dan kadang-kadang oleh jumlah kenongan. Tingkatan embat terdiri atas: gurudugan, kering, sawilet, dua wilet, opat wilet dan lalamba.

Emok
Cara duduk dengan kaki dilipat di bawah pantat

Gamelan
Perangkat alat musik Sunda dengan sebagian besar bahannya terbuat dari logam (perunggu, besi, atau kuningan) berbentuk bilahan dan penclon. Berdasarkan kelengkapannya terdapat gamelan salancar dan gamelan lengkap. Gamelan salancar merupakan gamelan sederhana (tidak lengkap) yang umumnya dimiliki oleh sebagian masyarakat. Waditra yang terdapat dalam gamelan salancar (selain adanya rebab dan kendang) biasanya hanya ada saron pangbarep, saron panempas, panerus, bonang, gambang dan goong. Sebaliknya terdapat pula gamelan lengkap, dengan waditra selain yang disebutkan, terdapat pula peking, rincik, kenong (jengglong), selentem, ketuk, serta waditra lainnya.

Gelenyu
Bagian lagu tanpa vokal sinden, diisi dengan beberapa motif tabuhan kendang dan rebab. Gelenyu biasa diisi dengan nyanyian alok.

Gong
Waditra berpenclon seperti bonang/jengglong, hanya ukurannya sangat besar

Goongan
Bunyi gong yang memberikan batasan lagu dalam setiap bagiannya (dalam satu wilet terdiri dari 16 ketukan, maka bunyi gong terletak pada ketukan terakhir atau keenambelas)

Irama Merdika
Permainan irama yang tidak terikat oleh ketukan tetap (free meter)

Irama Tandak
Permainan irama dengan ketukan yang tetap

Jengglong
Sama dengan bonang, hanya saja bentuknya lebih besar dan nada-nadanya lebih rendah

Juru Mamaos
Penyanyi, baik laki-laki maupun wanita dalam tembang Sunda Cianjuran yang sudah dianggap ahli

Kasundaan
Hal-hal yang berkaitan dengan hasil cipta rasa, karsa manusia Sunda

Kawih kapasindenan
Salah satu style nyanyian pada gamelan salendro pelog yang berpolakan lagu jalan dan lagu jadi.

Kenongan
1. Batas kalimat musical sebelum batas akhir suatu periode bentuk lagu
2. Istilah untuk menyebutkan nada-nada yang menjadi tujuan akhir tabuhan setiap waditra, baik pada akhir kalimat musical sebelum suatu periode bentuk lagu, maupun pada akhir bentuk lagu.

Kemprangan
Memadukan dua nada secara bersamaan (berbeda satu oktaf) dan bunyinya ditirukan dengan suara manusia “prang”

Kendang
Alat musik tepuk (waditra) yang terbuat dari kulit dan kayu, kendang besar disebut kendang indung dan kendang kecil disebut kulanter

Lagu
1. Lagu vocal (sekar)
2. Lagu instrumental (gending)
3. Gabungan lagu vocal instrumental (sekar gending)

Lagu jadi
Lagu yang mempunyai alur lagu dan rumpaka (syair, teks lagu) pasti

Laras
Tangga nada (susunan/deretan nada-nada yang telah memiliki interval tertentu dalam satu gembyang (oktaf)

Madakeun
Tanda/kode dalam mengakhiri/menyelesaikan penyajian sebuah lagu (madakeun) biasanya ditandai dengan melambatkan tempo atau dikeraskan suaranya

Mandiri
Khusus, tidak sama dengan yang baku/lainnya

Nayaga
Pemain musik gamelan

Nyinden
Penyanyi wanita yang menyanyikan lagu-lagu gamelan salendro, pelog.

Pangkat
Buka/pembukaan sebelum masuk ke dalam lagu/melodi pokok (alur lagu)

Papanggungan
Asal kata dari panggung, yaitu tempat pertunjukan

Pendopo
Ruang tempat pertemuan para menak/gegeden (di kabupaten, kewedanaan, kecamatan) yang dipergunakan untuk pertunjukan

Perangkat
Kesatuan (perangkat degung artinya kesatuan dari waditra degung yang ada dan biasa dipergunakan dalam ensambel degung)

Pola lagu
Patron/disain/atuiran tabuhan yang dipergunakan dalam sebuah lagu

Pola tabuh
Patron/disain/aturan tabuhan yang dipergunakan dalam mengiringi sebuah lagu

Pungkasan Wirahma
Bagian akhir dari suatu struktur sekar gending

Reureueus
Hiasan pada nada-nada dengan cara memberikan teknik vocal tertentu (ornamentasi)

Rubuh
Jatuh nada akhir (seleh-Jw)

Rumpaka
Syair atau teks nyanyian

Salancar
Cara menabuh sesuai dengan ketukannya dan melodi dasar

Saron
Sama dengan peking hanya saja bilahannya (nadanya) lebih besar atau nadanya lebih rendah satu gembyang/oktaf

Sawilet
Batasan waktu yang dipergunakan dalam sebuah lagu (satu wilet atau sawilet terdiri dari empat matra/birama dan setiam birama empat ketukan)

Sila
Sikap duduk laki-laki dengan kaki dilipat di depan

Sinjang
Kain bawahan untuk wanita, kadang-kadang juga dipergunakan oleh laki-laki (biasanya terbuat dari kain batik)

Senggol
1. Bagian dari alur lagu keseluruhan (cengkok-Jw)
2. Satu bentuk motif alur lagu, bisa hanya dalam batas satu pancer maupun satu kenongan, tergantung kreativitas sinden.
3. Gabungan beberapa bentuk motif alur lagu dalam suatu suatu periode goongan.

Sinden
Penyanyi lagu-lagu gamelan salendro pelog. Sinden umumnya berjenis kelamin wanita akan tetapi ada pula sinden pria dengan meniru suara sinden wanita.

Sisindiran
Bentuk rumpaka (syair, teks lagu) yang mempunyai bagian sampiran dan isi.

Sora
1. Suara atau bunyi yang tidak diatur.
2. Nada (bunyi yang telah diatur)

Susulan
Memainkan waditra bonang yang ditabuhnya saling menyusul atau bergantian antara tangan kanan dan kiri

Takwa
Baju keatasan laki-laki (khas daerah Sunda)

Tataran wirahma
Bagian tengah suatu struktur sekar gending

Tugu lagu
Istilah lain yang terdapat di kalangan nayaga, searti dengan kata kenongan.

Waditra
Alat musik atau instrument

Waditra gamelan
Alat-alat musik yang terdapat dalam perangkat gamelan, baik dalam gamelan salancar maupun gamelan lengkap (lihat gamelan)

Wawangsalan
Bentuk rumpaka (syair, teks lagu) yang arti kalimatnya terdapat dalam susunan kata/kalimat sindiran.

Sina
Staff Pengurus
Staff Pengurus

Jumlah posting : 384
Registration date : 28.04.07

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Re: Waditra Nu Aya Di LSS

Post by Sekretaris Daerah on Thu May 03, 2007 11:45 am

OOT :
Sin, lamun bisa mah posting nu glosarium dipindahkeun we ku sina ka topik glosarium, jadi didieu tentang waditra aja,.
Gimana??
soalnya lamun ku sayah mah engke jadina kahapus.
lamun ku sina mah tinggal copy-paste, dan pengirimnya tetap sina,

_________________
Satpol PP siap-siap minggu-minggu ieu urang ngayakeun razia... razia PMA

Sekretaris Daerah
Admin

Male
Jumlah posting : 759
Age : 45
Lokasi : .:: dimana bumi dipijak ::.
Registration date : 17.04.07

Lihat profil user http://lssitb.editboard.com

Kembali Ke Atas Go down

Re: Waditra Nu Aya Di LSS

Post by Sponsored content Today at 4:37 pm


Sponsored content


Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik